Untukmu yang Kehabisan Waktu

Banyak dari kita yang merasa telah membuang waktu sia-sia.

Banyak dari kita yang tak tau beraktivitas untuk apa; pagi hingga sore bahkan malam sibuk bekerja, pulang hanya untuk tidur saja, dan parahnya akhir pekan digunakan untuk istirahat seharian atau malah untuk lembur kerja. Tak jarang kita merasa kehabisan waktu.

Maka, mendekatlah kesini kawan, kuberitahu sesuatu.

Setiap kita memiliki 24 jam dalam sehari, ini takdir. Kita tidak bisa menambah atau mengurangnya. Maka pantas jika setiap dari kita pasti merugi atas waktu. Pasti. Kecuali untuk mereka yang melakukan 4 hal dalam waktu yang berlalu; beriman, beramal saleh, menasihati dalam kebaikan, dan menasihati dalam kesabaran. Melakukan keempatnya, bukan hanya satu, dua, atau tiga. Begitu bukan?

Dan kau tau? Kata Ridwan Kamil, “sebenarnya waktu adalah makhluk Allah yang elastis”. Dalam sekali waktu, kita bisa melakukan kebaikan berlipat-lipat banyaknya, atau malah menimbun bertumpuk-tumpuk dosa. Dalam selang waktu yang sama, kita bisa lakukan kebaikan berlipat banyaknya. Bagaimana caranya? Menginspirasi kebaikan untuk orang lain, hingga kemudian mereka mengikutinya. Kita juga akan dapat pahalanya. Mudah ya?

“Sebenarnya waktu adalah makhluk Allah yang elastis”, Kata Ridwan Kamil.

Konsepnya, jangan sampai kita membunuh waktu untuk terus-terusan beramal mengejar dunia, apalagi untuk hal yang sia-sia. Jangan!

Luangkanlah waktumu untuk meningkatkan imanmu, menasihati, dan menginspirasi orang sekitarmu. Persis seperti kamu meluangkan waktu untuk melakukan amalan kebaikan. Harus luangkan waktu untuk itu.

Tentu dengan niat tulus untuk-Nya dan dengan cara yang sesuai ajaran-Nya. Karena ketika kita luangkan waktu untuk bisa mendekatkan diri pada-Nya, Allah pun akan mengatur segalanya indah pada tempatnya. Masih percaya bahwa Allah adalah sebaik-baik perencana, kan ya?

Dan akhirnya, kuberitau cara sederhana memulai perbaikan manajemen waktu untuk para pekerja lembur bagai kuda. Ketuklah hati dengan tanya “sebenarnya kamu hidup untuk mencari apa?”.

2 thoughts on “Untukmu yang Kehabisan Waktu”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *