Bagimu mungkin sepele, tapi tidak bagiku

Kuusap air mata seberes menulis artikel ini. Iya, rasanya sedrama itu jika mengingat betapa luka di masa kecilku masih membekas hingga kini. Banyak orang mungkin menganggap ini sepele, namun bagi seorang Suryo kecil, bully-an itu membekas dan menggoreskan luka yang dalam. Sudah lama cerita ini kupendam sendiri. Paling, hanya beberapa kali ketika hati sudah tak dapat lagi menampung beratnya celaan, aku hanya bisa menangis dan berbisik pada-Nya “Ya Allaah…”

Begini ceritanya. Tahun 2003, Indonesia diramaikan dengan sinetron hits “Si Yoyo” yang tayang di RCTI pada pukul 20.00 WIB. Aku masih ingat betul, banyak dari kita yang bersiap menontonnya seusai salat isya. Bagi banyak orang, si yoyo yang memiliki keterbelakangan mental menjadi guyonan yang sangat menghibur, tapi tidak bagiku. Lanjutkan membaca Bagimu mungkin sepele, tapi tidak bagiku

Jangan Mau Ditipu Sosial Media

Sosial media itu rumit, ya?

Hanya satu jam dua jam di depannya, namun sakit hati berhari-hari rasanya. Hanya sekali dua kali scroll di akun teman, tapi iri dengan dengki muncul tak tertahankan.

Pernah mengalaminya? Mendekatlah kesini, kawan. Kalau boleh aku ingin bicara padamu, dari hati ke hati. Lanjutkan membaca Jangan Mau Ditipu Sosial Media

Untukmu yang Kehabisan Waktu

Banyak dari kita yang merasa telah membuang waktu sia-sia.

Banyak dari kita yang tak tau beraktivitas untuk apa; pagi hingga sore bahkan malam sibuk bekerja, pulang hanya untuk tidur saja, dan parahnya akhir pekan digunakan untuk istirahat seharian atau malah untuk lembur kerja. Tak jarang kita merasa kehabisan waktu.

Maka, mendekatlah kesini kawan, kuberitahu sesuatu.

Lanjutkan membaca Untukmu yang Kehabisan Waktu

Kenapa Belum Menikah?

“Sur.. Thoughts?”

Notifikasi direct message Instagram berbunyi. Temanku mengirimkan artikel tentang alasan mengapa anak muda ingin segera memangkas masa lajangnya. Sebuah artikel yang ditulis oleh Esti Dyah Imaniar.

Aku tertawa seberes membacanya. Tertawa secara harfiah, bukan sekadar tulisan ‘haha’ saja. Aku tertawa karena kelucuan artikel ini. Jenaka. Lanjutkan membaca Kenapa Belum Menikah?